Prabowo Soroti Kualitas Hidup, Sekolah Rakyat Jadi Ujung Tombak

- Senin, 02 Februari 2026 | 17:42 WIB
Prabowo Soroti Kualitas Hidup, Sekolah Rakyat Jadi Ujung Tombak

Di hadapan ribuan pejabat pusat dan daerah, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang cukup gamblang. Tujuan pembangunan nasional, menurutnya, bukan cuma soal mengejar angka-angka ekonomi atau status negara berpendapatan tinggi. Yang jauh lebih penting adalah memastikan kualitas hidup rakyat benar-benar terangkat. Itulah inti dari pidatonya dalam Rapat Koordinasi Nasional di Sentul International Convention Centre, Senin (2/2/2026).

"Kriteria kita sederhana saja: maju dan modern, di mana seluruh rakyat mengalami kualitas hidup yang baik," ujar Presiden.

Ia menambahkan, "Kita tidak bermimpi hidup seperti negara lain. Kita hanya mau supaya semua rakyat kita hidup dengan kualitas yang baik."

Nah, untuk mewujudkan hal itu, pemerintah punya sejumlah strategi. Ada delapan misi Asta Cita, tujuh belas program prioritas, plus program-program lain yang diharapkan memberi hasil cepat. Semuanya bertumpu pada hal-hal mendasar: kecukupan pangan bergizi, akses kesehatan, pendidikan layak, dan tentu saja penghasilan yang memadai bagi masyarakat.

Dari sekian banyak program, Presiden tampaknya memberi perhatian khusus pada satu inisiatif: Sekolah Rakyat. Menurutnya, ini adalah terobosan yang jarang ditemui di negara lain. Konsepnya jelas, menyasar anak-anak dari keluarga paling tidak mampu untuk disekolahkan di asrama. Tujuannya? Mengeluarkan mereka sepenuhnya dari lingkaran kemiskinan.

"Anak-anak dari kelompok yang paling tidak mampu kita sekolahkan dalam sekolah berasrama. Kita beri pendidikan yang terbaik," tegas Prabowo.

Dengan nada yang cukup keras, ia melanjutkan, "Anak-anak yang tidak mungkin sekolah, kita ambil semua. Tidak boleh ada anak di jalanan yang tidak sekolah."


Halaman:

Komentar