Basuki menambahkan.
Kisahnya bermula pada Minggu, 18 Januari lalu. Yasid, pendaki asal Desa Gawanan, Colomadu, itu dilaporkan terpisah dari rombongannya saat turun gunung. Pencarian langsung digelar esok harinya, dimulai tanggal 19 Januari.
Operasi awal berlangsung tujuh hari, hingga 25 Januari. Karena belum membuahkan hasil, masa pencarian kemudian diperpanjang dua kali: pertama pada 26-28 Januari, dan terakhir pada 29-30 Januari. Sayangnya, semua itu tetap tak membawa kabar baik. Akhirnya, dengan hati yang berat, operasi dinyatakan selesai.
Kini, bagi keluarga dan rekan-rekannya, yang tersisa adalah harapan dan doa. Sementara bagi kita semua, ini menjadi pengingat betapa alam bisa tak terduga, dan setiap langkah di gunung harus selalu dihitung dengan saksama.
Artikel Terkait
Prabowo di Persimpangan: Momentum Bangkit atau Cuma Perkuat Dinasti?
Kejar-Kejaran Maut di Serang-Pandeglang, Satu Nyawa Melayang
Papan Tulis vs PowerPoint: Mana yang Lebih Membangun Pemahaman Siswa?
Oegroseno Sindir Era Tito: Polri Rusak Sejak Jokowi Langgar Senioritas?