Setelah tiga belas hari penuh, upaya pencarian untuk menemukan Yasid Ahmad Firdaus akhirnya dihentikan. Operasi gabungan di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Karanganyar, itu resmi ditutup Sabtu lalu, 31 Januari 2026.
Keputusan ini, tentu saja, bukan perkara mudah. Tim SAR telah mengerahkan segala upaya, namun tak satu pun petunjuk baru ditemukan sejak hari pertama. Medan yang sulit dan cuaca yang tak menentu membuat situasi semakin rumit.
Basuki, Kepala Sub Seksi Operasi Basarnas Surakarta, menjelaskan alasan di balik keputusan sulit tersebut.
Ucapnya dengan nada berat. Menurutnya, semua opsi sudah dipertimbangkan matang-matang.
Sebelum mengumumkan penutupan, serangkaian koordinasi intensif dilakukan. Basarnas duduk bersama BPBD Karanganyar, Kodim setempat, Polres, hingga pengelola basecamp pendakian. Tak ketinggalan, keluarga korban dan para relawan yang sudah kelelahan juga dilibatkan dalam pembahasan akhir.
Artikel Terkait
Prabowo di Persimpangan: Momentum Bangkit atau Cuma Perkuat Dinasti?
Kejar-Kejaran Maut di Serang-Pandeglang, Satu Nyawa Melayang
Papan Tulis vs PowerPoint: Mana yang Lebih Membangun Pemahaman Siswa?
Oegroseno Sindir Era Tito: Polri Rusak Sejak Jokowi Langgar Senioritas?