REBUTAN LAPAK SPPG?
Di media sosial, banyak netizen yang skeptis. Mereka curiga ini bukan sekadar kasus keracunan biasa. Ada yang bilang, ini soal "rebutan lapak" proyek MBG.
"Keracunan MBG di SMA 2 Kudus ternyata bukan cuma soal dapur. Ada dugaan intimidasi agar sekolah dipaksa pindah SPPG, bahkan disebut melibatkan anggota DPRD. Kalau benar, ini bukan gagal kelola program. Ini penyalahgunaan kekuasaan yang berujung anak sekolah jadi korban,"
tulis akun X @bangherwin dengan nada keras.
Akun lain, @detektive88, lebih blak-blakan. "Perebutan project ini sih. menurut keyakinan saya, keracunan, penemuan ulat & anomali2 lainnya itu fix ulah manusia," begitu komentarnya.
Sementara @streetlawyers85 melihatnya dari sisi tata kelola yang amburadul. "Dapurnya mulai kelebihan dlm satu wilayah, jadi rebutan konsumen sekolah. Berarti penataan alokasi dapur tdk berjalan baik, tdk ada kontrol, padahal ada wilayah yg belum terlayani maksimal dapur MBG."
Artikel Terkait
Gerakan Rakyat Serukan Prabowo Tarik Diri dari Board of Peace Trump
Habib Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser
Besok di Sentul, Prabowo Buka Rakornas Pusat-Daerah di Hadapan Ribuan Pejabat
Buku Darurat Belanda: Bukan Alarm Perang, tapi Ajakan Bertahan Mandiri