Di depan rumah duka, karangan bunga berjejer. Nama-nama besar terpampang di papan santunan: dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menag Nasaruddin Umar, Mendagri Tito Karnavian, hingga Gubernur Suhardi sendiri. Mereka semua turut berduka.
Malam itu juga, salah satu nama itu hadir secara langsung. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin tiba sekitar pukul 20.40 WIB. Ia mengenakan setelan hitam dengan kopiah hitam, langkahnya cepat masuk ke dalam rumah. Kedatangannya punya makna khusus. Sjafrie dan almarhum ternyata punya ikatan lama, sama-sama angkatan AKABRI 1974. Mereka seangkatan dengan Prabowo Subianto, hubungan yang terbangun dari masa muda di dunia militer.
Kini, perjalanan terakhir Salim S. Mengga telah ditetapkan. Menurut rencana, jenazahnya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada hari Minggu. Sebelumnya, ia akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah keluarganya, memberikan kesempatan terakhir bagi sanak famili dan rekan-rekan untuk melepas kepergiannya.
Artikel Terkait
Peneliti Prancis Dideportasi Usai Ungkap Data Karhutla yang Berbeda dari Pemerintah
LBH Keadilan Rakyat Soroti Risiko Rp16,9 Triliun untuk Dewan Keamanan Trump
Imlek 2026, Kue Keranjang Bertemu Pisang dalam Harmoni Rasa dan Makna
Prabowo Buka Suara Empat Jam di Kertanegara, Bahas Reformasi Polri hingga Gaza