Kalau ditelusuri versi lengkapnya, pernyataan Prabowo punya satu syarat utama yang sering kali terpotong. Ia menegaskan bahwa langkah itu akan diambil jika negara Palestina diakui oleh Israel terlebih dahulu. Poin ini krusial.
Seperti tercatat dalam siaran pers resmi, Prabowo menjelaskan posisi Indonesia dengan jelas.
Jadi, narasi yang beredar luas di media sosial itu sebenarnya tidak utuh. Potongan video itu, meski faktual kata-katanya, mengaburkan premis dasarnya. Situasinya jadi lain sama sekali. Ini menunjukkan betapa konteks bisa mengubah segalanya.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral