Menurut Iskandarsyah, si asisten rumah tangga bersaksi bahwa itu adalah kali pertama ia melihat benda berwarna pink itu di apartemen majikannya.
“Asisten rumah tangganya baru pertama kali,” tegasnya, menegaskan poin tersebut.
Pada akhirnya, jalan penyelidikan ini menemui titik buntu. Polisi telah menutup kasus kematian Lula. Tanpa autopsi dan tanpa indikasi pidana yang kuat, mustahil bagi mereka untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya. Semuanya berhenti di situ.
Di sisi lain, temuan tabung N2O itu rupanya menyisakan keresahan tersendiri. Saat ini, polisi bersama BNN, Kemenkes, dan BPOM sedang sibuk membahas hal itu. Mereka berupaya merumuskan regulasi yang lebih ketat untuk mencegah penyalahgunaan gas nitrous oxide, yang belakangan mulai marak. Kasus Lula, meski sudah ditutup, mungkin menjadi catatan penting dalam pembahasan itu.
Artikel Terkait
Gerbong Penuh Penumpang Diserang, Ukraina Kecam Rusia Lakukan Teror di Rel Kereta
Syaban, Bulanku Kata Rasulullah: Jembatan Sunyi Menuju Ramadan
Ribuan Pejabat Serbu Sentul, Warga Diminta Waspadai Macet
Duka dan Tuntutan Ibu di Deli Serdang: Anaknya Tewas di Kapal Korea, Hak Asuransi Masih Mengambang