Ini namanya kerja jurnalisme investigasi. Kalau di film luar negeri, mirip banget sama detektif swasta.
Yang menarik, kerja-kerja investigasi macam ini justru luput dari aparat yang mestinya mengusut tuntas kasus secara objektif. Kok bisa?
Seorang Visual Investigative Producer, Aqwam Fiazmi Hanifan, baru-baru ini membeberkan temuannya soal demo yang berujung kerusuhan dan penjarahan Agustus 2025 lalu. Lewat akun X-nya @aqfiazfan, dia bercerita soal proyek pertamanya bersama Project Multatuli.
Begitu kira-kira pengakuannya.
Tak cuma itu, Aqwam juga menyebutkan keterlibatannya dalam kasus lain.
Ungkapnya dengan nada sedikit menyesal.
Artikel Terkait
TAUD Desak Polisi Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
25 Kilogram Kokain Diamankan di Pesisir Selayar, Diduga Bagian Jaringan Internasional
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan