Ini namanya kerja jurnalisme investigasi. Kalau di film luar negeri, mirip banget sama detektif swasta.
Yang menarik, kerja-kerja investigasi macam ini justru luput dari aparat yang mestinya mengusut tuntas kasus secara objektif. Kok bisa?
Seorang Visual Investigative Producer, Aqwam Fiazmi Hanifan, baru-baru ini membeberkan temuannya soal demo yang berujung kerusuhan dan penjarahan Agustus 2025 lalu. Lewat akun X-nya @aqfiazfan, dia bercerita soal proyek pertamanya bersama Project Multatuli.
Begitu kira-kira pengakuannya.
Tak cuma itu, Aqwam juga menyebutkan keterlibatannya dalam kasus lain.
Ungkapnya dengan nada sedikit menyesal.
Artikel Terkait
Banjir 2026: Ketika Kota-Kota Kita Terus Menenggelamkan Diri Sendiri
Gus Yaqut Penuhi Panggilan KPK, Kasus Kuota Haji 2023-2024 Menyandang Status Tersangka
Rapat Pleno PBNU Pulihkan Posisi Gus Yahya, Tegakkan Kembali Aturan Dasar
Menteri Rachmat: Jangan Beri Kail, Kalau Orangnya Sudah Keburu Meninggal