Soal asal-usul ular tersebut, keluarga masih bingung. Devia mengaku tidak tahu pasti, apakah binatang itu berasal dari penjual atau justru menyusup di perjalanan via jasa ekspedisi.
“Waktu paket sampai, plastik pembungkusnya sudah dalam keadaan terbuka. Bisa jadi dari penjual, atau mungkin dari pihak ekspedisi,” katanya.
Yang jelas, saat proses unboxing tadi, ularnya sama sekali tidak kelihatan. Baru setelahnya dia muncul. Mendapat informasi dari komunitas pecinta reptil, ular yang menggigit Sakinah diduga adalah anakan kobra. Meski begitu, jenis pastinya apakah king kobra atau kobra Jawa belum bisa dipastikan.
“Kondisinya masih lemas. Dokter bilang harus dirawat intensif dan rencananya akan ada tindakan operasi dengan pembiayaan umum,” papar Devia soal keadaan adiknya.
Di sisi lain, keluarga memilih untuk tidak menuntut apa pun kepada penjual karpet. Meski begitu, mereka berharap kejadian langka ini jadi perhatian serius, terutama bagi jasa pengiriman barang.
“Adik saya ini anak yatim. Kami nggak menuntut ganti rugi. Cuma berharap kejadian ini diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pihak ekspedisi, biar nggak terulang lagi,” pungkas Devia dengan nada prihatin.
Artikel Terkait
Gus Yaqut Jalani Pemeriksaan Perdana KPK sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
Rocky Gerung: Indonesia Menuju Crack Ekonomi, Bukan Sekadar Krisis Biasa
Kesepian di Atas JPO Kebon Manggis, Pria Ini Hanya Ingin Diperhatikan
Detektif Digital Ungkap Misteri Mercy Merah dan Penjarahan Terkoordinasi Agustus Lalu