Peran FS disebut aktif. Dialah yang merekrut dan melatih sang bandar muda, MH, untuk mengoperasikan mesin judi. FS juga yang merekrut penjaga pintu.
Sementara itu, EH diduga jadi penampung uang. Uang harian dari bandar MH disetorkan ke dia. Modusnya, kalau pemain kehabisan uang tunai, transfer langsung dilakukan ke rekening EH.
Omzet Fantastis, Mesin Rusak Berjejer
Soal omzet, angkanya bikin mengernyit. Praktik ini diduga meraup ratusan ribu hingga jutaan rupiah per harinya. Calvijn menyebut pemeriksaan masih berjalan, terutama terhadap sederet mesin yang ada.
Tempat ini disebut sudah beroperasi sekitar tiga bulan terakhir. Namun, polisi masih mendalami semua keterangan. Penyidikan terus digenjot untuk mengungkap jaringan sepenuhnya.
Artikel Terkait
Mantan Kades Karangtengah Gunakan Dana BLT Rp1,35 Miliar untuk Modal Politik
Kesadaran Seorang Mahasiswa Kesehatan: Tulang Bukan Sekadar Daftar Hafalan
Uni Eropa Geser Sikap, IRGC Iran Diincar Label Teroris
Hujan dan Ancaman Longsor Susulan Hambat Pencarian Korban di Pasir Kuning