Polri akhirnya membentuk tim gabungan untuk mengusut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Langkah ini disebut-sebut sebagai bukti keseriusan mereka menangani perkara yang mengejutkan publik ini.
Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menjelaskan detailnya dalam sebuah konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (16/3/2026).
"Kami sudah bentuk tim gabungan pengungkapan perkara. Ini wujud keseriusan kami," ujarnya.
Tim itu, menurut Iman, beranggotakan penyidik dari Satreskrim Polres Jakarta Pusat, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan juga melibatkan Bareskrim Polri.
Artikel Terkait
Polisi: Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Tinggalkan 260 Jejak Nomor Polisi
Baznas Ingatkan 8 Golongan yang Berhak Terima Zakat Fitrah
Ramadhan dan Ironi Konsumsi: Puasa Seharusnya Ajarkan Pengendalian Diri, Bukan Pesta Makan
Wamen LHK Pantau Kesiapan Pengelolaan Sampah di Stasiun Tegal Jelang Arus Mudik