JAKARTA – Menjadi anggota pasif dan sekadar penurut? Itu bukan pilihan untuk Indonesia di panggung internasional. Demikianlah pesan tegas yang disampaikan Dino Patti Djalal, mantan Menlu RI, menyangkut keikutsertaan negara ini dalam Board of Peace. Menurutnya, Indonesia justru harus tampil sebagai anggota yang kritis dan independen.
Pesan itu ia sampaikan lewat sebuah video di akun media sosialnya, Senin lalu.
"Jangan menjadi anggota yang pasif dan penurut sebagaimana yang mungkin diharapkan oleh ketua Board of Peace," tegas Dino.
Ini adalah saran keenam sekaligus penutup dari rangkaian anjurannya kepada pemerintah. Intinya jelas: jika merasa dimanfaatkan untuk kepentingan ngawur pihak lain, atau terlibat dalam agenda yang bertabrakan dengan prinsip dan hukum internasional, lebih baik Indonesia mundur saja. Kabarnya, Pasal 2.4 Piagam Board of Peace membuka peluang untuk itu.
Artikel Terkait
Sutoyo Abadi Usulkan Pembubaran Tim Reformasi Polri Prabowo
Tiga Dekade Jualan Es Gabus di Kemayoran, Kini Sudrajat Pulang Karena Trauma
Ketua GP Ansor Bondowoso Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Dana Seragam Rp1,2 Miliar
Islamic Centre Bekasi Terbengkalai 14 Tahun, Beralih Jadi Tempat Angker