Maraknya penyalahgunaan zat tertentu yang dicampur dengan narkoba atau alkohol kini jadi sorotan. Tren ini, kata Kepala BNN Irjen Pol Suyudi Ario Seto, sedang ramai di kalangan anak muda. Bahaya nyata mengintai di balik sensasi sesaat yang mereka cari.
Yang paling mengkhawatirkan saat ini adalah gas Nitrous Oxide atau N2O. Gas tertawa, begitu orang menyebutnya. Zat ini dicampur dengan alkohol untuk menghasilkan efek euforia dan rasa tenang yang menipu. Menurut sejumlah saksi, praktik ini kian mudah ditemui.
Suyudi mengonfirmasi hal itu.
jelasnya, Selasa (27/1).
Dia memaparkan, ketika dihirup untuk tujuan rekreasional, gas ini langsung menyerang sistem saraf pusat dengan cara yang berbahaya. Prosesnya cepat: gas berdifusi lewat paru-paru ke aliran darah, lalu menuju otak.
tutur Suyudi.
Namun begitu, efek itu cuma bertahan beberapa menit saja. Justru karena singkatnya, pengguna terdorong untuk mengulanginya lagi dan lagi. Inilah yang memicu perilaku adiktif yang sangat berbahaya.
Artikel Terkait
TPU Kebon Nanas Disulap, 2.500 Petak Makam Baru Gantikan Permukiman Liar
Gus Ipul Pacu Digitalisasi Bansos, Uji Coba Dimulai dari Banyuwangi
BGN Larang Bawa Pulang Makanan Gratis, Sekolah Wajib Awasi Konsumsi di Tempat
Susno Duadji Sindir Komisi Reformasi Polisi: Sejak Awal Sudah Diniatkan Gagal