Di kawasan Jetis, Yogyakarta, suasana malam yang biasa-biasa saja berubah jadi mencekam. Seorang pria berusia 21 tahun, berinisial LO, harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka sayatan yang cukup serius. Pelakunya? Seorang pria lain, IGAP (26), yang baru saja ditangkap polisi. Senjata yang digunakan sederhana namun berbahaya: sebuah pisau cutter.
Motifnya, seperti yang sering terjadi, berawal dari rasa cemburu. IGAP diduga tak terima pacarnya, seorang perempuan berinisial R, terus diganggu oleh korban.
Kapolsek Jetis, Kompol Sumalugi, menjelaskan kronologinya. "Korban menderita luka sayatan di bagian paha kiri luar dan dijahit sebanyak 14 jahitan," ujarnya pada Senin (26/1).
"Luka di tangan kirinya butuh lima jahitan," tambahnya.
Kejadian ini bukanlah insiden spontan. Menurut penyelidikan, IGAP sudah menyiapkan niat jahatnya sejak dari rumah. Cutter itu sengaja dibawa. Malam itu, dia dan pacarnya, R, mendatangi rumah seorang saksi, W, di Jetis. Di sanalah LO sudah menunggu, sesuai janji mereka.
Awalnya, percakapan berjalan biasa. LO duduk di kursi teras, asyik dengan ponselnya. IGAP duduk di dekatnya, membelakangi korban. Situasi yang tampak tenang itu tiba-tiba berubah.
Artikel Terkait
BNN Angkat Bicara Soal Gas Tertawa Usai Kasus Lula Lahfah
Dino Patti Djalal: Indonesia Harus Kritis di Board of Peace, Bukan Sekadar Penurut
Inflasi di Daerah Bencana Mulai Reda, Pasokan Barang Kembali Lancar
Selat Hormuz: Ketika Ancaman Lebih Berbahaya Daripada Serangan Itu Sendiri