Dalam sebuah rapat dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, anggota DPR dari PDIP, Andreas Hugo, menyoroti wacana 'Prabowonomics'. Ia mengingatkan bahwa publik masih menunggu bukti nyata dari konsep ekonomi yang pernah dijanjikan Presiden di forum internasional seperti Davos itu. Khususnya, bagaimana implementasinya bakal mendongkrak investasi.
"Saya kira penting untuk menjadi perhatian yaitu janji Bapak Presiden untuk menerapkan prabowonomics yang dipidatokan di Davos. Kalau saya tidak salah dan itu ditunggu oleh masyarakat bagaimana implementasi terutama yang berkaitan dengan investasi," ujar Andreas.
Menurutnya, berbagai kunjungan kerja presiden ke luar negeri harus bisa diukur dampak riilnya. Bukan sekadar agenda diplomatis biasa.
"Artinya kita kunjungan-kunjungan ke luar negeri ini apa dampak kepada kepentingan masyarakat terutama di dalam bidang ekonomi yang beliau sendiri dijanjikan," lanjutnya.
Di sisi lain, Andreas juga menyentuh peran Indonesia di panggung global. Dengan situasi geopolitik yang memanas, ia menekankan pentingnya konsistensi pada politik luar negeri bebas aktif. Itu amanat konstitusi, katanya.
"Nah dalam hal ini, pesan kami dengan suasana geopolitik yang terjadi hari ini, tentu kita perlu berhati-hati. Artinya keterlibatan di dalam ikut menjaga perdamaian dunia, saya kira itu adalah perintah undang-undang dasar tapi implementasinya dengan menjaga hubungan yang berimbang dengan tetap memegang teguh kepada politik bebas aktif," kata Andreas.
Artikel Terkait
Kapolri Tolak Keras Wacana Polri Dibawah Kementerian: Lebih Baik Jadi Petani
Adies Kadir Ditunjuk DPR Gantikan Arief Hidayat di Mahkamah Konstitusi
Pimpinan TNI dan Menhan Bahas Kekuatan Militer hingga Langkah Diplomasi Global di Balik Pintu Tertutup DPR
Taiwan Waspadai Gejolak Internal Militer China, Ancaman Tetap Membayang