Bantuan Miliaran Rupiah Digelontorkan untuk Korban Banjir Tapteng

- Senin, 08 Desember 2025 | 19:15 WIB
Bantuan Miliaran Rupiah Digelontorkan untuk Korban Banjir Tapteng

Banjir di Tapanuli Tengah tak kunjung surut, dan upaya penanganan terus digenjot. Kementerian Sosial, bersama BNPB, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, serta relawan, masih sibuk mendistribusikan bantuan ke titik-titik terdampak. Kolaborasi ini jadi kunci di tengah situasi yang cukup pelik.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan kesiapan stok logistik. Pernyataannya itu disampaikan lewat keterangan tertulis pada Senin (8/12/2025).

“Kemensos terus bekerja sesuai yang bisa dilakukan. Kita punya buffer stock di dinas (sosial) provinsi, kabupaten, kota dan lumbung-lumbung sosial,” ujar Gus Ipul.

Bantuan sudah mulai mengalir sejak beberapa hari sebelumnya. Dari Gudang Sentra Insyaf Medan, misalnya, logistik senilai Rp728,4 juta lebih telah tiba di Dinas Sosial Tapteng pada Kamis (4/12). Isinya beragam, mulai dari 1.000 paket makanan anak, ratusan paket pakaian, family kit, hingga tenda gulung, kasur, selimut, dan peralatan penunjang seperti penjernih air dan dapur umum lapangan.

Tak berhenti di situ, esok harinya pada Jumat (5/12), kiriman kedua menyusul. Nilainya sekitar Rp587,1 juta, dengan komposisi serupa namun jumlah yang disesuaikan. Ada tambahan genset dan penjernih air lagi di kiriman ini.

Nah, di hari Jumat yang sama, ternyata ada lagi pengiriman lain dari Gudang Sentra Bahagia Medan. Bantuan senilai Rp622,8 juta ini memuat ribuan paket logistik lagi, termasuk sandang anak yang cukup banyak, 500 paket. Jadi, totalnya, bantuan yang dikirim dalam dua hari itu nilainya mencapai miliaran rupiah.

Di sisi lain, Gus Ipul menekankan bahwa koordinasi dengan semua pihak akan terus dilakukan. Tujuannya jelas: memastikan kebutuhan dasar para penyintas banjir di Tapteng dan daerah lain terpenuhi. Ini sekaligus menjalankan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto selama masa darurat.

“Arahan-arahan presiden semua sedang ditindaklanjuti di lapangan. Bagaimana kebutuhan pengungsi, baik itu logistik maupun juga keperluan-keperluan dasar lain ya,” pungkasnya.

Langkah-langkah ini menunjukkan upaya serius pemerintah, meski di lapangan tantangannya pasti masih banyak. Yang jelas, bantuan fisik sudah bergerak, dan koordinasi terus digalang untuk respons yang lebih solid.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar