ujar Yohan dalam sebuah keterangan tertulis.
Ia menambahkan, koordinasi dengan berbagai pihak juga diperketat. BPBD tak bekerja sendirian; mereka menggandeng Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Tugasnya beragam: dari menyedot air, memastikan saluran lancar, hingga menyiapkan bantuan dasar bagi warga yang terdampak. Targetnya jelas: genangan harus surut secepat mungkin.
Meski begitu, kewaspadaan tak boleh kendur. BPBD mengingatkan warga untuk tetap hati-hati terhadap potensi genangan susulan atau cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu. Bagi yang menghadapi keadaan darurat, layanan 24 jam di nomor 112 siap dihubungi, gratis.
Jadi, meski langit sudah lebih bersahabat, Jakarta masih harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya yang terakhir.
Artikel Terkait
IKA Unhas Salurkan Bantuan ke 436 Warga dan Pekerja Sosial di Kelurahan Panaikang
Presiden Prabowo Puji Qori Cilik dan Sambut Hangat Santri di Acara Nuzulul Quran
Atletico Madrid Hajar Tottenham 5-2 di Laga Dramatis Liga Champions
Jadwal Salat 21 Ramadan 1447 H di Medan, Imsak 05:09 WIB