Meski begitu, persiapan untuk esok hari sudah dilakukan. Rudy memastikan, anjing pelacak atau unit K-9 sudah disiagakan di tempat. Mereka akan diturunkan begitu pencarian dimulai kembali.
Di sisi lain, data dari BPBD Jawa Barat mulai memberikan gambaran tentang skala tragedi ini. Sedikitnya 30 rumah terdampak, dengan satu di antaranya rusak berat. Yang lebih memilukan, 10 nyawa melayang akibat terjangan material longsor.
Pencarian belum usai. Hingga saat ini, petugas masih berjuang menemukan 82 warga yang dinyatakan hilang. Sementara itu, upaya perlindungan bagi yang selamat terus berjalan. Sekitar 400 warga telah dievakuasi ke tempat pengungsian yang lebih aman, meninggalkan rumah mereka yang mungkin sudah tak lagi berbentuk.
Semua mata kini tertuju pada Minggu (25/1) pagi. Saat tim gabungan dan anjing pelacak akan turun kembali, berharap menemukan yang hilang, di tengah tanah yang masih mengancam.
Artikel Terkait
Bima Arya Tinjau Longsor Cisarua, Janjikan Hunian Sementara untuk Korban
Tim SAR Siap Lanjutkan Pencarian di Gunung Burangrang, Modifikasi Cuaca Digelar
Meninggal di Usia 26, Lula Lahfah Jadi Korban Silent Killer Henti Jantung
Tito Karnavian Buka Huntara di Agam, Desak Data Korban Segera Diselesaikan