Ia punya analisa. "Kemungkinan pas pasang menuju sungai itu (Asahan). Yang mana hal ini lumrah untuk jelajah lumba-lumba pada umumnya. Posisi diduga lumba-lumba berenang bebas dan tidak dalam posisi terjebak atau terdampar,"
lanjutnya.
Dengan kata lain, penampakan itu hanyalah kunjungan singkat. Hewan tersebut diduga sudah aman kembali ke habitat aslinya.
"Diduga kuat lumba-lumba sudah kembali ke laut,"
kata Suyono menegaskan.
Di sisi lain, Suyono juga menyentuh soal tata kelola kelembagaan. Ia menjelaskan bahwa otoritas atas satwa seperti lumba-lumba kini telah beralih. Ini menyusul terbitnya Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 862 Tahun 2025.
"Terkait satwa lumba-lumba dan jenis-jenis tertentu, semula menjadi kewenangannya Kementerian Kehutanan sudah masuk ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,"
pungkasnya.
Jadi, kemunculan misterius di Sungai Paham itu akhirnya mendapat penjelasan. Bukan pesut langka yang tersesat, melainkan lumba-lumba yang sedang menjelajah sebuah pemandangan yang memang kadang terjadi, meski tetap cukup langka untuk disaksikan.
Artikel Terkait
Basarnas Akhiri Pencarian, Kesiapsiagaan Tetap Dijaga untuk Korban ATR 42-500
Video Klub Malam Cirebon Picu Kontroversi, Dua Pria Diamankan Polisi
Cek Kesehatan Gratis Prabowo: Klaim Hemat di Davos, Realita Bengkak di Jakarta
Sentuhan Mata Hati: Kisah Para Terapis Tunanetra di Wyata Guna