Setelah tujuh hari yang melelahkan, pencarian di Gunung Bulusaraung akhirnya mencapai titik akhir. Jumat lalu, dua korban terakhir dari jatuhnya pesawat ATR 42-500 berhasil ditemukan. Ini sekaligus menutup babak operasi penyelamatan di lokasi kejadian yang terpencil itu.
Medannya benar-benar berat. Cuaca di kawasan Pangkep, Sulawesi Selatan itu juga tak bisa ditebak, kadang cerah lalu tiba-tiba berkabut tebal. Namun begitu, tim gabungan yang dipimpin Letda Infanteri Sudirman dari Yonif 700/Wira Yudha Cakti terus bergerak. Mereka adalah gabungan dari TNI, Basarnas, dan warga setempat yang tak kenal lelah.
Mereka mengerahkan apa saja yang dimiliki, dari tenaga prajurit hingga alutsista, untuk menjangkau setiap sudut. Tujuannya satu: menemukan dan membawa pulang semua korban.
Artikel Terkait
Genangan Kalimalang Tewaskan Pengemudi Ojek Online di Cikarang
Pasangan Tewas Diserang Kawanan Tawon Ganas di Kebun
Hujan Deras di Jakarta, Kaus Kaki Tiba-tiba Jadi Buruan
Inter Milan Bertekuk Lutut di Liga Champions, Kini Hadapi Ujian Bangkit Lawan Pisa