Prabowo di Davos: Greedomics Dibabat, 59 Juta Porsi Makan Gratis Tembus Rekor

- Jumat, 23 Januari 2026 | 13:50 WIB
Prabowo di Davos: Greedomics Dibabat, 59 Juta Porsi Makan Gratis Tembus Rekor

Strateginya termasuk merampingkan badan usaha milik negara. Dari 1.440 BUMN, akan disederhanakan menjadi maksimal 300 perusahaan dengan tata kelola kelas dunia.

"Dengan Dantara, saya dapat berdiri di hadapan Anda sebagai mitra setara. Indonesia kini bukan hanya tanah damai dan stabilitas, tetapi semakin menjadi tanah peluang," ucap Prabowo kepada audiens di Davos.

Capain Swasembada dan Kesehatan

Di bidang pangan, ada kabar baik. Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dengan produksi tertinggi sepanjang sejarah. Ke depan, targetnya meluas ke jagung, gula, dan sumber protein dalam empat tahun.

Sementara itu, program kesehatan gratis sudah menjangkau 70 juta warga per tahun untuk pemeriksaan rutin. Program ini disebutnya sebagai langkah rasional mencegah lebih baik dan lebih murah daripada mengobati.

Menghemat dan Memangkas Birokrasi

Efisiensi jadi perhatian serius. Dalam dua bulan pertama pemerintahannya, Prabowo mengklaim berhasil menghemat 18 miliar dolar AS dengan mengalihkan dana dari program tidak efisien. Ratusan regulasi yang dinilai menghambat dan rentan korupsi juga telah dihapus dalam setahun.

Membuka Pintu Perdagangan

Di panggung global, Indonesia aktif menjalin kemitraan. Perjanjian perdagangan telah ditandatangani dengan Uni Eropa, Kanada, Peru, dan kawasan Eurasia. Baru-baru ini juga dengan Inggris.

"Kami percaya integrasi perdagangan yang adil bukanlah ancaman bagi kedaulatan. Kami percaya perdagangan adalah alat untuk kemakmuran," paparnya.

Visi dan Penutup

Prabowo menutup pidatonya dengan menegaskan filosofi Indonesia: mencari perdamaian, bukan konflik. "1.000 teman terlalu sedikit bagi kami, satu musuh terlalu banyak," ujarnya mengulang prinsip lama.

Ia juga menyebut hasil survei yang menobatkan rakyat Indonesia sebagai yang paling optimis di dunia. Meski mengakui masih banyak yang hidup sulit, tugas pemimpin menurutnya sederhana.

"Tugas seorang pemimpin sangat sederhana: Anda harus bekerja agar yang miskin dan lemah bisa tersenyum dan tertawa,"

kata Prabowo, mengutip nasihat seorang sesepuh.

Sebagai penutup, ia mengundang seluruh peserta forum untuk hadir di Ocean Impact Summit yang akan digelar bersama WEF di Bali pertengahan 2026 mendatang.


Halaman:

Komentar