Mantan Menpora Dito Ariotedjo bakal memenuhi panggilan KPK. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi untuk kasus korupsi kuota haji yang sedang panas itu.
"Hadir insyaallah setelah salat Jumat," ujar Dito, Jumat (23/1), saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, juru bicara KPK Budi Prasetyo sudah mengonfirmasi soal pemanggilan ini. Menurutnya, pemeriksaan terhadap Dito adalah bagian dari lanjutan penyidikan kasus kuota haji. Dito, yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga periode 2023-2025, dijadwalkan untuk dimintai keterangan.
"Kami meyakini, Pak Dito, akan hadir," kata Budi. Harapannya sederhana: keterangan saksi sangat dibutuhkan penyidik untuk mengungkap fakta dan membuat perkara ini semakin terang benderang.
Kaitan persis Dito dengan kasus ini memang belum dijelaskan KPK secara detail. Namun begitu, publik mencatat satu fakta penting: Dito adalah menantu dari Fuad Hasan Masyhur, bos travel haji Maktour. Fuad sendiri sudah dicegah ke luar negeri oleh KPK terkait kasus yang sama.
Gara-gara Kuota Tambahan
Kasus ini berawal dari kuota tambahan 20 ribu jemaah haji asal Indonesia untuk musim 2024. Masalahnya, pembagiannya diduga ngawur. Alih-alih mengikuti aturan yang menetapkan 92 persen untuk haji reguler dan 8 persen untuk haji khusus, kuota itu malah dibagi rata 50:50. Masing-masing dapat 10 ribu.
Akibatnya, muncul ruang untuk permainan. Sejumlah biro travel haji diduga memberikan fee kepada oknum di Kementerian Agama untuk mengamankan kuota khusus itu. Skemanya rumit, nilai transaksinya fantastis.
Hingga kini, KPK sudah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex). Keduanya dijerat dengan pasal korupsi yang merugikan keuangan negara.
Berapa kerugiannya? Angkanya masih dihitung, tapi KPK pernah menyebut potensinya mencapai Rp 1 triliun. Bukan jumlah main-main.
Melalui pengacaranya, Gus Yaqut menyatakan sikap kooperatif. Ia berjanji akan bekerja sama dengan penyidik KPK dalam mengurai kasus ini.
Artikel Terkait
Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur Tewaskan Dua Orang, Puluhan Luka-Luka
PSM Makassar Takluk 2-0 dari Bali United Usai Kartu Merah di Babak Pertama
Tabrakan Frontalka Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Jalur Kereta Lumpuh Total
Harga Minyak Goreng Meroket, INDEF Ungkap Lonjakan Biaya Plastik Kemasan Ikut Jadi Pemicu