“Untuk kota-kota kabupaten banyak ikhtiarnya, salah satunya yang patut dijadikan contoh menurut saya upaya Wali Kota Surabaya ini dengan pompa air yang terintegrasikan dengan sistem, mechanical screen ini untuk mengelola sampah,” ujarnya.
Soal kemungkinan meniru teknologi itu, Kemendagri rencananya akan mengkaji lebih jauh. Kajiannya bakal menyentuh hal-hal teknis. Mulai dari mekanisme duplikasi, soal royalti, hingga peluang modifikasi agar sesuai dengan kondisi tiap daerah yang punya karakter berbeda-beda.
“Saya kira itu makanya kita pelajari dulu, kemudian apakah ada royaltinya, seperti apa, kan bisa diduplikasi, mungkin bisa dimodifikasi dengan teknologi yang disesuaikan juga dengan kondisi daerah masing-masing,” jelas Bima.
Pompa air di Darmokali sendiri bukan perangkat sembarangan. Di kawasan padat penduduk itu, ia memegang peran krusial. Saat hujan deras mengguyur, sistem yang dirancang bekerja cepat ini langsung diaktifkan untuk mengusir genangan dan mencegah banjir meluas.
Artikel Terkait
Kelme Luncurkan Jersey Timnas Indonesia dengan Teknologi Jacquard dan Emblem Silikon 3D
IHSG Melemah 0,37%, Analis Soroti Potensi Koreksi dan Peluang Penguatan
BSI Gelar Festival Ramadan di Makassar, Tawarkan Diskon Umrah hingga DP 0% Kendaraan
IJTI Peringatkan Perjanjian Dagang RI-AS Ancam Media Nasional