Iran Balikkan Starlink Jadi Perangkap, Pengguna yang Ditunggu Malah Tertangkap

- Kamis, 22 Januari 2026 | 17:40 WIB
Iran Balikkan Starlink Jadi Perangkap, Pengguna yang Ditunggu Malah Tertangkap

Iran Memberikan Pukulan Telak kepada Musk dan Israel: Starlink Bergeser dari Alat Komunikasi Menjadi Jebakan Pelacak

Cerdas sekali langkah Iran ini.

Ceritanya bermula ketika Elon Musk membantu para pendemo dengan menyediakan akses internet gratis melalui Starlink. Receiver-nya diselundupkan masuk. Tapi, alih-alih langsung memblokirnya, pihak berwenang Iran punya rencana lain. Mereka membiarkan jaringan satelit itu beroperasi untuk sementara waktu. Tujuannya? Justru untuk menjadikannya alat pelacak.

Menurut sejumlah laporan, melalui Starlink yang dibiarkan hidup itu, mereka bisa memantau penggunanya. Mengidentifikasi. Lalu, satu per satu, para pengguna itu ditangkap. Baru setelah operasi penangkapan dianggap selesai, Iran akhirnya menutup akses Starlink secara permanen.

Jadi, kerusuhan yang disebut-sebut direkayasa oleh AS dan Israel itu akhirnya mereda. Bukan karena tekanan, tapi karena para pelakunya berhasil diamankan. Ironisnya, semua itu berkat bantuan tak langsung dari Starlink-nya Elon Musk sendiri.

Benar-benar contoh nyata senjata makan tuan.

Wuih, strateginya keren banget.

Iran Delivers a Crushing Blow to Musk and Israel:
Starlink shifts from a communication tool to a tracking trap.

Iranian Military Media: In a carefully executed scenario, we cut off the internet in Iran, left Starlink temporarily operational to use it as a tracking tool,…

Global Insight Journal (@GlobalIJournal)

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar