Iran Memberikan Pukulan Telak kepada Musk dan Israel: Starlink Bergeser dari Alat Komunikasi Menjadi Jebakan Pelacak
Cerdas sekali langkah Iran ini.
Ceritanya bermula ketika Elon Musk membantu para pendemo dengan menyediakan akses internet gratis melalui Starlink. Receiver-nya diselundupkan masuk. Tapi, alih-alih langsung memblokirnya, pihak berwenang Iran punya rencana lain. Mereka membiarkan jaringan satelit itu beroperasi untuk sementara waktu. Tujuannya? Justru untuk menjadikannya alat pelacak.
Menurut sejumlah laporan, melalui Starlink yang dibiarkan hidup itu, mereka bisa memantau penggunanya. Mengidentifikasi. Lalu, satu per satu, para pengguna itu ditangkap. Baru setelah operasi penangkapan dianggap selesai, Iran akhirnya menutup akses Starlink secara permanen.
Jadi, kerusuhan yang disebut-sebut direkayasa oleh AS dan Israel itu akhirnya mereda. Bukan karena tekanan, tapi karena para pelakunya berhasil diamankan. Ironisnya, semua itu berkat bantuan tak langsung dari Starlink-nya Elon Musk sendiri.
Benar-benar contoh nyata senjata makan tuan.
Wuih, strateginya keren banget.
Iran Delivers a Crushing Blow to Musk and Israel:
Starlink shifts from a communication tool to a tracking trap.
Iranian Military Media: In a carefully executed scenario, we cut off the internet in Iran, left Starlink temporarily operational to use it as a tracking tool,…
Artikel Terkait
Menkeu Yakin IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini Meski Sempat Ambruk Jadi yang Terburuk se-Asia
Bayi 5 Bulan Tewas dalam Kecelakaan di Manado, Pengemudi Ditetapkan Tersangka
Andi Taletting Langi Terpilih Secara Aklamasi sebagai Ketua IKA Politik Unhas Periode 2026-2030
Dua Pelajar Tewas dalam Kecelakaan Maut di Perempatan Alun-Alun Purwodadi