Di tengah cuaca yang tak menentu, BMKG baru saja merilis peringatan penting. Mereka mengonfirmasi adanya Bibit Siklon Tropis 91S yang terbentuk di Samudera Hindia, tepatnya di sebelah selatan Nusa Tenggara Barat. Keberadaannya diprediksi bakal membawa pengaruh signifikan terhadap kondisi cuaca di Tanah Air dalam beberapa hari ke depan.
Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan pada Kamis (22/1), bibit badai ini masih punya peluang untuk berkembang lebih kuat.
"Bibit Siklon Tropis 91S memiliki peluang sedang untuk menjadi siklon tropis dan bergerak perlahan ke arah selatan-tenggara dalam periode 24 jam ke depan," kata BMKG.
Meski begitu, dampaknya sudah bisa dirasakan secara tidak langsung. Wilayah-wilayah tertentu harus bersiap menghadapi cuaca ekstrem. Nusa Tenggara Barat, misalnya, berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Sementara itu, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur kemungkinan besar akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Tak cuma hujan, angin kencang juga mengancam. Wilayah NTB, Bali, dan sebagian Nusa Tenggara Timur seperti Pulau Sumba perlu waspada terhadap fenomena ini.
Artikel Terkait
90 WNI Dievakuasi dari Pusat Scamming Myanmar, Akhirnya Pulang ke Tanah Air
Netanyahu Batal ke Davos, Dicekal Surat Penangkapan ICC
Noe Letto Buka Suara: Jadi Tenaga Ahli Kemhan untuk Eksperimen Transparansi
Prabowo dan Raja Charles Sepakati Restorasi 57 Taman Nasional Indonesia