“Betapa bodohnya kita melakukan itu?” ujarnya dengan nada retoris.
“Kita mengembalikannya. Tapi lihat sekarang, betapa tidak berterima kasihnya mereka?”
Janji Tanpa Kekerasan
Meski keinginannya terasa kuat, Trump berusaha melunak dengan sebuah jaminan. Ia memastikan AS tidak akan menggunakan kekuatan militer untuk merebut Greenland. Padahal, menurutnya, hal itu sangat mungkin berhasil.
“Tapi saya tidak akan melakukannya. Oke? Sekarang semua orang bisa bilang, oh, bagus,” ucapnya, seolah menanggapi kritik yang mungkin muncul.
“Itu mungkin pernyataan terbesar saya. Orang-orang mengira saya akan pakai kekerasan. Saya tidak perlu. Saya tidak mau. Dan saya tidak akan,” tegas Trump berulang.
Namun begitu, ia bersikukuh pada tujuannya. Yang ia bayangkan adalah kepemilikan penuh, bukan sekadar perjanjian kerjasama atau sewa yang ditingkatkan.
“Yang kami minta adalah mendapatkan Greenland. Termasuk hak kepemilikan penuh. Sebab Anda butuh kepemilikan untuk mempertahankannya,” paparnya.
“Pertahanan tidak akan efektif kalau cuma sistem sewa,” pungkas Trump menutup pembahasannya.
Artikel Terkait
Analisis Telematika: Operasi Gabungan CIA-Mossad di Balik Wafatnya Pemimpin Spiritual Iran
Harga Emas Perhiasan Stabil di Pasar Domestik, Puncak Rp2,6 Juta per Gram
BMKG Prakirakan Hujan Guyur Sebagian Besar Sulsel Sepanjang Minggu
Bahlil Lahadalia Sindir Penambahan Kursi Saat Nuzulul Quran, MUI: Jangan Bikin Candaan Agama