Tak hanya Fadilah, ada satu nama lagi yang disebut ikut terlibat dalam pemeriksaan ini: Bupati Sampang, Slamet Junaidi. Bedanya, sang bupati hanya dipanggil untuk dimintai keterangan.
Posisi mereka jelas berbeda. Bupati Slamet Junaidi tidak dibawa ke Jakarta, hanya menjalani klarifikasi di wilayah Jatim. Sementara Fadilah Helmi dibawa langsung ke ibukota untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam.
Dari sisi Kejagung, Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono, juga membenarkan adanya langkah pengamanan ini. Ia menyebut tindakan itu untuk memudahkan pemeriksaan.
Sayangnya, Rudi belum mau menjabarkan lebih jauh soal bentuk penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan Fadilah. Sampai berita ini diturunkan, Fadilah Helmi sendiri juga belum memberikan pernyataan atau komentar apa pun terkait kasus yang menimpanya.
Artikel Terkait
Pemerintah Cabut Izin Perkebunan Rp14,5 Triliun di Atas Tanah Milik TNI
Tiga Polisi Bengkalis Diciduk Saat Pesta Narkoba di Hotel
Jenazah Pertama Korban Jatuhnya Pesawat di Bulusaraung Akhirnya Teridentifikasi
Ironi di Balik Meja Rapat: Gaji Pengantar Bantuan Lebih Tinggi dari Guru Honorer