London kembali disambangi Presiden Prabowo Subianto. Kali ini, Selasa (20/1) waktu setempat, ia bertandang ke kantor Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street. Agenda utamanya? Pertemuan bilateral untuk membahas berbagai kemitraan strategis yang dijalin kedua negara.
Ini bukan kali pertama bagi Prabowo. Kunjungannya yang terakhir ke alamat terkenal itu terjadi pada 21 November 2024 silam, dengan tujuan yang serupa: mempererat hubungan Indonesia-Inggris.
Starmer pun langsung membuka percakapan dengan sapaan hangat.
"Biarkan saya memulai dengan mengucapkan selamat datang kembali di Downing Street. Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami untuk menerima Anda kembali dalam kunjungan kedua ini," ujar Starmer.
Menurutnya, komitmen kemitraan strategis yang disepakati dalam pertemuan pertama mulai menunjukkan hasil. Hal itu, baginya, adalah bukti nyata bahwa hubungan bilateral kedua negara tak stagnan melainkan terus bergerak maju.
"Ini merupakan pertanda nyata bahwa hubungan antara kedua negara berkembang dengan cepat," imbuhnya.
PM Inggris itu tampak antusias, terutama untuk mendalami potensi kerja sama di bidang pendidikan. "Anda sangat kami sambut, dan saya menantikan diskusi lebih lanjut antara kita," lanjut Starmer.
Di sisi lain, Prabowo tak lupa menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan pemerintah Inggris. Ia merasa dua hari terakhir di London diisi dengan pertemuan-pertemuan yang padat dan berisi.
"Terima kasih telah menerima saya hari ini. Saya telah menghadiri sejumlah pertemuan yang sangat produktif hari ini dan kemarin," ujar Prabowo.
Pertemuan itu sendiri berlangsung dalam suasana yang cukup cair. Nuansa naratifnya jelas: kedua pemimpin ingin menunjukkan bahwa kerja sama ini bukan sekadar formalitas, tapi punya momentum yang konkret.
Artikel Terkait
Polisi Bekuk Perampok Pura-Pura Pinjam HP di Parkiran Masjid Langkat, Pelaku Residivis
Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kemampuan Hadapi Ancaman Hybrid dan Perkuat Peran Pelindung Masyarakat
Menteri Angkatan Laut AS John Phelan Dipecat Mendadak di Tengah Perombakan Besar-Besaran Militer
Sidak Menteri Pertanian ke Gudang Bulog Karawang, Akademisi Nilai Stok Beras Nasional Melimpah dan Transparan