Kebijakan Visa AS Dinilai Hambat Antusiasme Suporter ke Piala Dunia 2026

- Senin, 08 Juni 2026 | 01:00 WIB
Kebijakan Visa AS Dinilai Hambat Antusiasme Suporter ke Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diprediksi menghadapi tantangan besar dalam menarik kehadiran suporter internasional. Meski berstatus sebagai ajang sepak bola terbesar di dunia, sejumlah faktor dinilai dapat menghambat antusiasme penonton untuk datang langsung ke stadion.

Turnamen yang dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni 2026 itu akan berlangsung di tiga negara tuan rumah. Namun, sebagian besar pertandingan akan dimainkan di Amerika Serikat, yang memiliki aturan masuk cukup ketat bagi warga negara tertentu.

Persoalan visa menjadi salah satu hambatan utama. Banyak pendukung tim peserta harus mengajukan visa terlebih dahulu untuk bisa masuk ke Amerika Serikat. Selain biaya yang tidak sedikit, proses pengajuannya juga dinilai rumit dan tidak menjamin permohonan akan disetujui. Kondisi tersebut membuat sebagian penggemar sepak bola memilih mengurungkan niat untuk menyaksikan langsung pertandingan tim kesayangan mereka.

Sebagai upaya mengatasi persoalan itu, pemerintah Amerika Serikat telah memperkenalkan sistem percepatan wawancara visa bagi pemegang tiket resmi FIFA. Meski begitu, fasilitas tersebut hanya mempercepat proses administrasi dan bukan jaminan visa akan diterbitkan. Kekhawatiran para suporter semakin besar setelah sejumlah laporan menyebutkan adanya penolakan visa terhadap kelompok penggemar dari beberapa negara yang ingin menghadiri ajang internasional di Amerika Serikat.

Dari total 48 negara peserta Piala Dunia 2026, lebih dari setengahnya masih memerlukan visa untuk memasuki wilayah Amerika Serikat. Biaya pengurusan visa yang mencapai jutaan rupiah dinilai menjadi beban tambahan di luar ongkos penerbangan, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan selama berada di sana.

Tak hanya soal biaya dan administrasi, faktor geopolitik juga menjadi tantangan tersendiri. Suporter dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik terbatas dengan Amerika Serikat menghadapi kesulitan lebih besar untuk melakukan perjalanan. Salah satunya dirasakan penggemar sepak bola asal Iran. Selain harus menghadapi proses visa yang tidak mudah, mereka juga kesulitan mendapatkan rute perjalanan langsung menuju Amerika Serikat karena minimnya hubungan resmi antara kedua negara.

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa atmosfer Piala Dunia 2026 tidak akan semeriah edisi-edisi sebelumnya yang dikenal dipenuhi lautan suporter dari berbagai penjuru dunia. Meski demikian, FIFA dan panitia penyelenggara diyakini terus mencari solusi agar turnamen empat tahunan itu tetap dapat dinikmati secara maksimal oleh para pencinta sepak bola dari seluruh dunia.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar