Pernyataannya cukup menohok. Dia melontarkannya saat ditanya tentang rupiah yang terus merosot, mendekati ambang psikologis Rp17.000 per dolar AS. Faktanya, berdasarkan data JISDOR per 20 Januari 2026, kurs sudah berada di Rp16.981.
"Kalau saya tahu alasannya, saya tahu betul alasannya kenapa dan betul memperbaikinya [hanya butuh] dua hari, semalam dua malam selesai itu," ujarnya.
Lalu dia menambahkan, dengan nada sedikit menyiratkan kekecewaan, "Tapi saya bukan bank sentral."
Purbaya mengungkapkan itu di sekitar Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Selasa lalu.
Artikel Terkait
Imbang 3-3, PSM Makassar Tersendat di Posisi 13 Liga 1
Malut United dan PSM Makassar Bermain Imbang 3-3 dalam Drama Penuh VAR
Nadiem Tegaskan Tak Beri Arahan Wajibkan Chromebook dalam Sidang Korupsi
Vidi Aldiano, Duta Persahabatan Indonesia, Meninggal Dunia di Usia 35 Tahun