Pernyataannya cukup menohok. Dia melontarkannya saat ditanya tentang rupiah yang terus merosot, mendekati ambang psikologis Rp17.000 per dolar AS. Faktanya, berdasarkan data JISDOR per 20 Januari 2026, kurs sudah berada di Rp16.981.
"Kalau saya tahu alasannya, saya tahu betul alasannya kenapa dan betul memperbaikinya [hanya butuh] dua hari, semalam dua malam selesai itu," ujarnya.
Lalu dia menambahkan, dengan nada sedikit menyiratkan kekecewaan, "Tapi saya bukan bank sentral."
Purbaya mengungkapkan itu di sekitar Kantor Kemenkeu, Jakarta, pada Selasa lalu.
Artikel Terkait
Kotak Hitam ATR 42-500 Ditemukan Utuh di Lereng Bulusaraung
Farhat Abbas Beri Gelar Termul Baru untuk Eggi Sudjana Usai Dukung Keaslian Ijazah Jokowi
Pramugari ATR 42-500 Akhirnya Teridentifikasi Setelah Ditemukan di Jurang Bulusaraung
Keluarga Bawa Pulang Jenazah Pramugari dari Tebing 500 Meter di Pangkep