Indonesia Angkat Bicara Soal Peran dalam Inisiatif Perdamaian Gaza Pimpinan AS

- Rabu, 21 Januari 2026 | 10:36 WIB
Indonesia Angkat Bicara Soal Peran dalam Inisiatif Perdamaian Gaza Pimpinan AS

Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Yvonne Mewengkang, akhirnya angkat bicara soal keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurutnya, langkah ini tak lain adalah wujud nyata dari politik luar negeri bebas aktif yang selama ini kita pegang teguh.

BoP sendiri dibentuk Trump dengan satu misi utama: merancang dan mengawasi kebijakan di Gaza pasca konflik yang sudah berlarut-larut itu. Tak cuma Indonesia, sejumlah negara lain juga sepakat bergabung. Dari Uni Emirat Arab, Maroko, sampai Vietnam. Lalu ada Kazakhstan, Hungaria, Argentina, bahkan Belarusia.

Nah, soal apakah Indonesia dapat undangan langsung dari Trump? Yvonne memilih tak menjawab. Ia lebih fokus memaparkan alasan dan tujuan di balik partisipasi pemerintah.

Begitu penjelasannya. Yvonne lalu menambahkan, inisiatif BoP ini sebenarnya sudah dapat lampu hijau dari PBB lewat Resolusi Dewan Keamanan nomor 2803 di tahun 2025. Nantinya, BoP akan dijalankan sebagai bagian dari kerja sama multilateral untuk mendukung perdamaian di Gaza.

Tak cuma itu. Lewat keikutsertaan ini, Indonesia punya ruang untuk memastikan setiap langkah yang diambil punya mandat yang jelas, mengutamakan tujuan kemanusiaan, dan tentu saja menjaga keselamatan seluruh personel kita yang terlibat di lapangan.


Halaman:

Komentar