Sabtu (7/3/2026) lalu, suasana di Polres Pelalawan terasa berbeda. Usai menghadiri acara penanaman jagung serentak bersama Kapolri, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan langsung menuju kesana. Kunjungan kerjanya kali ini punya agenda khusus: Safari Ramadan.
Bukan sekadar kunjungan formal. Agenda ini lebih dimaknai sebagai momentum untuk menjalin silaturahmi. Menurut Kapolda, ini cara penting mempererat hubungan dengan masyarakat Pelalawan di tengah tugas pengabdian mereka.
Ruang pertemuan dipadati tamu. Tampak hadir jajaran Pemda, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tentu saja personel Polri setempat. Suasana khidmat menyelimuti acara buka puasa bersama itu.
Dalam sambutannya, Herry Heryawan menyampaikan rasa syukur.
"Alhamdulillah, dalam rangka Safari Ramadan 1447 H, saya bersama jajaran Polda Riau melaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Polres Pelalawan," ujarnya.
Ia menegaskan, Safari Ramadan ini bukan agenda rutin belaka. Ini adalah momen untuk membangun kebersamaan yang lebih dalam.
Tak cuma kata-kata. Kepedulian sosial juga diwujudkan secara nyata. Kapolda menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim yang hadir. Agenda kemudian berlanjut dengan tausiyah keagamaan, diikuti doa bersama menunggu waktu azan Magrib.
Harapannya jelas. Nilai-nilai Ramadan seperti kepedulian dan kebersamaan itu diharapkan bisa mewarnai tugas keseharian polisi. Khususnya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga.
"Semoga Ramadan ini semakin menguatkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur Herry.
Pada akhirnya, semua kegiatan ini bertujuan satu hal: menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif. Dengan pendekatan yang humanis dan religius, Polda Riau berharap kamtibmas di Pelalawan bisa semakin baik. Sebuah ikhtiar yang patut diapresiasi.
Artikel Terkait
Menteri Imipas Salurkan 24 Unit Bedah Rumah Hasil Panen Raya Lapas ke Sejumlah Daerah
Hakim Banding Pertahankan Vonis 15 Tahun Penjara untuk Anak Riza Chalid, Uang Pengganti Naik Jadi Rp13,4 Triliun
BNN Bantah Penindakan 10 WNI di Bandara Soetta Terkait Rombongan Calon Ketum HIPMI
Pemprov DKI Susun Tarif TransJabodetabek Berbasis Jarak, Subsidi Tembus Rp401 Miliar