Kapolda Riau Gelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Polres Pelalawan

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:25 WIB
Kapolda Riau Gelar Safari Ramadan dan Buka Puasa Bersama di Polres Pelalawan

Sabtu (7/3/2026) lalu, suasana di Polres Pelalawan terasa berbeda. Usai menghadiri acara penanaman jagung serentak bersama Kapolri, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan langsung menuju kesana. Kunjungan kerjanya kali ini punya agenda khusus: Safari Ramadan.

Bukan sekadar kunjungan formal. Agenda ini lebih dimaknai sebagai momentum untuk menjalin silaturahmi. Menurut Kapolda, ini cara penting mempererat hubungan dengan masyarakat Pelalawan di tengah tugas pengabdian mereka.

Ruang pertemuan dipadati tamu. Tampak hadir jajaran Pemda, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tentu saja personel Polri setempat. Suasana khidmat menyelimuti acara buka puasa bersama itu.

Dalam sambutannya, Herry Heryawan menyampaikan rasa syukur.

"Alhamdulillah, dalam rangka Safari Ramadan 1447 H, saya bersama jajaran Polda Riau melaksanakan silaturahmi dan buka puasa bersama di Polres Pelalawan," ujarnya.

Ia menegaskan, Safari Ramadan ini bukan agenda rutin belaka. Ini adalah momen untuk membangun kebersamaan yang lebih dalam.

Tak cuma kata-kata. Kepedulian sosial juga diwujudkan secara nyata. Kapolda menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim yang hadir. Agenda kemudian berlanjut dengan tausiyah keagamaan, diikuti doa bersama menunggu waktu azan Magrib.

Harapannya jelas. Nilai-nilai Ramadan seperti kepedulian dan kebersamaan itu diharapkan bisa mewarnai tugas keseharian polisi. Khususnya dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada warga.

"Semoga Ramadan ini semakin menguatkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tutur Herry.

Pada akhirnya, semua kegiatan ini bertujuan satu hal: menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif. Dengan pendekatan yang humanis dan religius, Polda Riau berharap kamtibmas di Pelalawan bisa semakin baik. Sebuah ikhtiar yang patut diapresiasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar