Basarnas Banten Evakuasi Kapten Kapal Tanker Rusia yang Sakit Serius di Perairan Merak

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:35 WIB
Basarnas Banten Evakuasi Kapten Kapal Tanker Rusia yang Sakit Serius di Perairan Merak

Sabtu sore itu, perairan Merak menjadi lokasi operasi penyelamatan yang mendesak. Basarnas Banten bergerak cepat untuk mengevakuasi kapten sebuah kapal tanker asal Rusia. Sang nahkoda, Shushkin yang berusia 41 tahun, dilaporkan mengalami sakit serius di tengah pelayaran.

Laporan pertama masuk sekitar pukul tiga lewat delapan belas menit. Itu datang via email dari kapal tanker ELISABETH, call sign PBQW, yang saat itu berada di dekat Pulau Tempurung, Cilegon. Intinya jelas: sang kapten butuh pertolongan medis darurat.

Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, memberikan penjelasan lebih rinci.

"Dalam laporan, disebutkan pada pukul 15.10 WIB, kapten kapal bernama Shushkin, warga negara Rusia, mengalami sakit serius. Kondisinya mengharuskan penanganan medis segera dan evakuasi oleh tim SAR," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Setelah koordinasi singkat, titik pertemuan disepakati. Kapal tanker itu berada di posisi 05°52.800'S 105°56.700'E sekitar 14,65 mil laut dari lokasi kapal penyelamat Basarnas, KN SAR Tetuka. Perjalanan ke titik itu diperkirakan memakan waktu satu jam dua puluh menit.

Tak lama berselang, tepatnya pukul 15.35 WIB, KN SAR Tetuka pun berangkat. Targetnya, tiba di lokasi sebelum pukul sembilan malam. Operasi ini tak main-main. Mereka mengerahkan banyak pihak: mulai dari personel SAR Banten dan kru KN Tetuka, Polairud, petugas karantina kesehatan, imigrasi Cilegon, hingga unsur KPLP dengan kapal KN Golok 206. Agen kapal terkait juga terlibat.

Menurut Amrad, cuaca di lokasi saat itu berawan. Untungnya, kondisi itu masih dinilai cukup mendukung untuk operasi penyelamatan.

Hingga berita ini dikabarkan, proses evakuasi terhadap Kapten Shushkin masih terus berlangsung. Semua pihak berharap operasi ini berjalan lancar dan sang nahkoda bisa segera mendapat perawatan yang dibutuhkannya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar