jelasnya lebih lanjut.
Polisi sudah bergerak cepat. Identitas para siswa yang terlibat, baik yang berkelahi maupun yang menonton, sudah di tangan penyidik. Setidaknya ada tujuh orang yang diduga terlibat. "Kepolisian telah memanggil pihak sekolah dan orang tua masing-masing," ujar Dadang. Langkah ini diambil sebelum penanganan lebih lanjut.
Di sisi lain, Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi menegaskan pendekatan khusus akan dilakukan. Mengingat semua pelaku masih berstatus anak-anak, penegakan hukum akan menjadi opsi terakhir.
“Semua yang terlibat masih berusia anak. Kami akan menerapkan penegakan hukum sebagai upaya terakhir dengan mengacu pada ketentuan dalam sistem peradilan anak,”
tegas Alexander. Nada pernyataannya jelas: prioritasnya adalah pendekatan yang lebih edukatif dan restoratif, sebelum memikirkan sanksi yang lebih berat.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Naik Rp33.000 per Gram
Masjid Istiqlal Houston Jadi Pusat Ukhuwah bagi Muslim Multikultural di Ramadan
Analisis CSIS: Operasi Militer AS di Iran Habiskan Rp62,6 Triliun dalam 100 Jam Pertama
Valverde Cetak Gol Telat, Real Madrid Taklukkan Celta Vigo 2-1