"Korban itu terlempar jauh dari lokasi kejadian, kemudian mengalami mati suri. Beberapa hari kemudian, dia ditemukan dalam kondisi masih bernyawa," jelas Syafi'i, menggambarkan kejadian lampau yang memberinya secercah optimisme.
Dengan dasar itulah, operasi pencarian tetap akan dijalankan dengan dua tujuan. Upaya menyelamatkan korban hidup, sekalipun peluangnya tipis, tetap menjadi prioritas. Di sisi lain, tim juga akan bekerja mengumpulkan serpihan dan puing-puing pesawat.
"Semua bukti fisik itu nantinya akan diserahkan kepada KNKT untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.
Artikel Terkait
Tim SAR Taklukkan Tebing dan Kabut, Evakuasi Korban Kedua dari Reruntuhan Pesawat
Ingatan Mei 1998 Diuji di Meja Hijau, Menteri Digugat Atas Penyangkalan
Wali Kota Madiun Dijerat KPK, Dugaan Pungli dan Gratifikasi Tembus Rp 2,25 Miliar
Kumparan Gelar Live Road to, Siap Bagikan Hadiah Rp 99 Juta