Status hukumnya sempat jelas: dia ditetapkan sebagai tersangka, bersama seorang kurir dan pemasok. Namun jalan ceritanya belok. Berdasarkan asesmen BNN, Coki akhirnya menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur. Proses itu dimulai tak lama setelah penangkapannya, masih di bulan September 2021 itu juga.
Rehabilitasinya berjalan. Dan pada Maret 2022, Coki Pardede dinyatakan bebas. Dia kembali ke kehidupan normal, atau setidaknya berusaha untuk itu.
Kini, aktivitasnya di dunia hiburan dan konten digital sudah kembali terpantau. Tapi kisahnya dengan hukum rupanya bukan sekadar kenangan buruk yang terlupakan.
Baru-baru ini, tepatnya 17 Januari 2026, Coki bersama Tritan mendatangi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pertemuan ini punya konteks menarik. Sebelumnya, Gibran menjadi salah satu bahan kritik pedas komika Pandji Pragiwaksono dalam spesial Netflix-nya, "Mens Rea".
Dalam pertemuan itu, Coki Pardede dan Tritan menyatakan dukungan mereka kepada Gibran. Sebuah babak baru, jauh dari insiden malam kelam di Cisauk.
Artikel Terkait
Mantan Dosen UIN Malang Ditahan Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual
Prabowo dan Starmer Wujudkan Kemitraan Strategis di London
Kuliah Dibilang Scam, Benarkah Menurut Kacamata Islam?
Wali Kota Madiun Diperiksa KPK, Ratusan Juta Disita dari OTT