“Saat itu saya belum berani mendekat. Saya tunggu teman-teman dulu,” bebernya.
“Begitu abang dan teman-teman Basarnas serta yang lainnya datang, baru kita dekati. Ternyata korban perempuan.”
Dari posisinya, kondisi korban terlihat masih utuh. Namun begitu didekati, luka-luka yang parah tampak jelas. Kaki kanannya patah. Di bagian perut, ada luka terbuka yang cukup serius. Pakaian yang dikenakan bukan seragam kaos hitam, celana jeans, dan sepatu kets memperkuat kesan bahwa ini adalah seorang penumpang.
“Posisi ditemukan dalam keadaan tengkurap, bagian perut agak terburai, terus kaki patah,” sebut Saiful menggambarkan pemandangan yang tak mudah dilupakan itu.
Kini, jenazah korban kedua itu telah dipindahkan ke titik yang lebih aman di jalur evakuasi. Rencananya, proses penurunan dari gunung akan dilakukan keesokan harinya, Selasa (20/1). Pencarian di Bulusaraung terus berlanjut, diwarnai oleh keberanian dan kesedihan yang berpadu dalam setiap langkah tim SAR.
Artikel Terkait
Prabowo Jelaskan Strategi Diplomasi Palestina dalam Forum Board of Peace kepada Ulama
Malut United vs PSM Makassar Berebut Angka Krusial di BRI Liga 1
Remaja di Gowa Tembus Mata Peluru Jelly, Polisi Kejar Pelaku
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas