Desakan Keras dari Cirebon: Kiai-Kiai Minta PBNU Bersihkan Kader Tersangka Korupsi
Suasana di tubuh Nahdlatul Ulama lagi-lagi memanas. Kali ini, desakan untuk membersihkan barisan datang langsung dari para kiai.
Forum Bahtsul Masail yang menghimpun sejumlah ulama dari Jawa Barat dan Jakarta tak main-main. Mereka mendesak Pengurus Besar NU untuk segera bertindak tegas. Intinya jelas: pecat tanpa ampun kader yang sudah tersangkut kasus korupsi. Titik.
Pertemuan yang digelar di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, pada Senin lalu itu menyoroti beberapa nama besar di PBNU. Sorotan paling terang, tentu saja, jatuh pada Direktur Humanitarian Islam PBNU, Yaqut Cholil Qoumas atau yang akrab disapa Gus Yaqut.
"Saat ini Gus Yaqut telah ditetapkan tersangka oleh KPK, yang sebelumnya dicekal tidak boleh bepergian ke luar negeri."
Menurut para kiai, kelambanan PBNU dalam memberi sanksi administratif sudah jadi semacam ‘red flag’. Ini menciptakan preseden yang buruk. Mereka masih ingat betul kasus Mardani H. Maming, mantan Bendahara Umum PBNU yang sempat jadi buronan. Kala itu, pola ‘tunggu vonis dulu baru pecat’ sudah dirasa tak elok. Kini, pola serupa terlihat lagi.
Artikel Terkait
Ibadah Minggu Berakhir Tragis: 163 Jemaat Diculik Bandit di Kaduna
Detak Hati di Lereng Bulusaraung: Saat Tim SAR Menemukan Korban Kedua di Dahan Pohon
Wali Kota Madiun Tiba di KPK Usai OTT, Diduga Terkait Fee Proyek dan CSR
Wali Kota Madiun Diamankan KPK, Tegaskan Komitmen Membangun di Depan Wartawan