Ustaz Adi Hidayat: Pejabat yang Salatnya Benar Takkan Korupsi
Jakarta Ustaz Adi Hidayat punya pandangan tegas. Menurut penceramah ternama itu, seorang pejabat yang melaksanakan salat dengan benar dan khusyuk, kecil kemungkinannya akan terjerumus dalam korupsi atau tindakan mungkar lainnya. Logikanya sederhana tapi dalam.
Salat, bagi Ustaz Adi, bukan sekadar ritual. Ia meyakini ibadah yang dilakukan dengan tepat akan membentuk akhlak seseorang dari dalam. Jadi, ia berfungsi sebagai penangkal alami terhadap segala bentuk keburukan yang biasanya muncul dari hawa nafsu. Mulai dari mencuri, menipu, sampai yang paling kompleks: korupsi.
“Kalau pejabatnya salatnya benar pasti bagus, karena tidak akan mungkar,” ujarnya.
Lalu ia menggambarkan sebuah kontras yang tajam. “Masa tangan yang biasa tahiyat dipakai untuk maksiat? Setelah korupsi lalu tangannya digunakan untuk takbir, apa itu tidak malu kepada Allah?”
Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah kajian Musawarah, seperti dikutip Suara Islam awal pekan ini.
Artikel Terkait
DPR Buka Suara Publik untuk Revisi UU Pemilu, Pilpres Tetap Langsung
Menhub Tinjau Langsung Pencarian di Lereng Bulusaraung, Harap Ada Keajaiban
Eggi Sujana dan Rudi Kamri: Dua Wajah Perburuan Keadilan yang Berbeda
Kilang Balikpapan dan Klaim Penghematan Rp 60 Triliun: Antara Optimisme dan Keraguan