Jadilah SDF terjepit dari dua sisi. Di depan, ada serangan pasukan pemerintah. Di dalam, mereka dikoyak-koyak oleh pemberontakan suku Badui.
Hasilnya cukup mencengangkan. Dalam dua hari terakhir saja, pemerintah Suriah disebut-sebut sudah merebut wilayah seluas sekitar 20 ribu kilometer persegi. Luasnya kira-kira setara dengan area pendudukan Israel. Wilayah basis SDF yang semula hijau, kini berubah warna di peta. Yang tersisa kuning, tinggal menunggu waktu.
SDF sama sekali tak berkutik. Kini, harapan mereka mungkin cuma bertumpu pada dua benteng terakhir yang dulu dibanggakan sebagai simbol perlawanan terhadap ISIS: Kobane dan Hasakah, yang memang mayoritas penduduknya Kurdi.
Sementara itu, kota Raqqah yang pernah jadi ibukota ISIS kabarnya baru saja kembali ke 'pemilik aslinya', yaitu kelompok mujahidin. Sebagai gambaran, Raqqah dibebaskan mujahidin dari cengkeraman Assad pada 2013. Beberapa bulan kemudian, kota itu dirampas ISIS. Tahun 2017, direbut oleh SDF. Dan sekarang, akhirnya kembali lagi ke tangan mujahidin. Perputaran nasib yang sungguh ironis.
Perang melawan SDF ini, bagi banyak pengamat, terlihat lebih 'enjoy' bagi pasukan Suriah. Jaulani dulu, saat masih jadi milisi, saja berhasil menaklukkan negara. Apalagi sekarang, ketika dia yang memegang kendali negara. Semua sumber daya, intelijen, koordinasi, dan dukungan rakyat ada di tangannya. Mau apa lagi SDF?
Kalaupun SDF akhirnya menyerah, saran sebagian kalangan ya terima saja. Lalu tempatkan mereka di posisi yang tidak enak. Anggotanya disuruh shalat, terus dikirim ke perbatasan Israel. 😀
Ada satu hal penting yang sering luput dari pembahasan. Jika Jaulani benar-benar menang atas SDF, maka kendali operasi anti-ISIS di Suriah sepenuhnya akan beralih ke tangannya. Ini meningkatkan daya tawarannya secara signifikan. Pesan implisitnya ke negara lain jelas: jangan macam-macam dengan Suriah. Nanti kalau ISIS dibiarkan berkeliaran lagi, baru tahu rasanya. 😀
(Pega Aji Sitama)
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Dikabarkan Berobat di Malaysia, Tapi Benarkah?
Jawa Barat Tantang Daerah Lain: Satu Juta KTA dan Target Kemenangan untuk Anies
Partai Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan, Anies Baswedan Dapat Nomor Kehormatan 001
Prabowo dan Jokowi Bersatu di Pelaminan, Jadi Saksi Nikah Sekretaris Pribadi