Partai Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan, Anies Baswedan Jadi Sorotan

- Minggu, 18 Januari 2026 | 21:20 WIB
Partai Gerakan Rakyat Resmi Dideklarasikan, Anies Baswedan Jadi Sorotan
Perubahan Wajah Baru di Peta Politik

Gerakan Rakyat Resmi Berubah Wujud Jadi Partai Politik

Suasana Hotel Aryaduta di Jakarta pada Minggu (18/1/2026) itu cukup berbeda. Dari sebuah rapat kerja nasional, lahirlah entitas politik baru: Partai Gerakan Rakyat.

Perubahan status dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik ini bukan keputusan sepihak. Muhammad Ridwan, yang memimpin sidang Rakernas, menegaskan bahwa ini adalah hasil musyawarah. "Keputusan ini diambil secara mufakat," ujarnya, menekankan bahwa semua perwakilan daerah dari seluruh provinsi hadir dan menyetujui.

Nah, soal kepemimpinan, tampaknya sudah ada kesepakatan yang solid. Sahrin Hamid, yang sebelumnya menjadi Ketua Umum ormas, kini ditunjuk untuk mengemban peran yang sama di partai baru ini. Tugas pertamanya? Menyusun struktur kepengurusan dari nol. Bukan pekerjaan mudah, tentunya.

Lima Agenda Prioritas

Partai ini langsung menyodorkan sejumlah program utama yang mereka sebut "Lima Tuntas". Urusan legalitas partai jadi nomor satu. Lalu, membangun kapasitas kader, meningkatkan popularitas, menyiapkan elektabilitas, dan tak lupa, membenahi fasilitas pendukung. Mereka juga punya rekomendasi dari dewan pakarnya, yang menyoroti isu-isu seperti keadilan ekologis dan politik yang adil.

Lalu, ada satu nama yang tak bisa diabaikan: Anies Baswedan. Kehadirannya di Rakernas, lengkap dengan pidato yang disampaikan, langsung memantik pertanyaan. Apa perannya nanti di partai ini?

Sejauh ini, belum ada kejelasan posisi resminya. Beredar wacana bahwa dia mungkin akan duduk di kursi Ketua Dewan Pembina. Tapi itu masih spekulasi. Yang pasti, banyak yang melihat Partai Gerakan Rakyat ini akan menjadi kendaraan politik Anies untuk Pemilu 2029 mendatang.

Dan situasinya kini lebih terbuka. Dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menghapus presidential threshold, partai baru seperti ini punya peluang langsung. Jika lolos verifikasi, mereka berhak mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden. Peta politik, tampaknya, akan semakin ramai.

Perjalanannya baru saja dimulai. Dari sebuah rapat di hotel berbintang, kini mereka siap bertarung di gelanggang yang sesungguhnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar