Gerakan Rakyat Resmi Berubah Wujud Jadi Partai Politik
Suasana Hotel Aryaduta di Jakarta pada Minggu (18/1/2026) itu cukup berbeda. Dari sebuah rapat kerja nasional, lahirlah entitas politik baru: Partai Gerakan Rakyat.
Perubahan status dari organisasi kemasyarakatan menjadi partai politik ini bukan keputusan sepihak. Muhammad Ridwan, yang memimpin sidang Rakernas, menegaskan bahwa ini adalah hasil musyawarah. "Keputusan ini diambil secara mufakat," ujarnya, menekankan bahwa semua perwakilan daerah dari seluruh provinsi hadir dan menyetujui.
Nah, soal kepemimpinan, tampaknya sudah ada kesepakatan yang solid. Sahrin Hamid, yang sebelumnya menjadi Ketua Umum ormas, kini ditunjuk untuk mengemban peran yang sama di partai baru ini. Tugas pertamanya? Menyusun struktur kepengurusan dari nol. Bukan pekerjaan mudah, tentunya.
Lima Agenda Prioritas
Artikel Terkait
Banjir Lumpuhkan Lintasan, 82 Perjalanan KA Terpaksa Batal
Mikrofon Dimatikan Saat Kerabat Keraton Solo Protes di Acara Penyerahan SK Menteri
Dari Daster ke Imperium: Kisah Arif Muhammad dan Kerajaan Mak Beti
Serpihan Ditemukan, Menteri Perhubungan Pantau Langsung Pencarian ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung