Tak jauh dari jenazah, berserakan barang-barang pribadi. Dua unit laptop dan sebuah ponsel, semuanya dalam kondisi hancur. Ada juga dokumen-dokumen penting seperti paspor dan kartu ATM yang berserakan di lokasi kejadian.
"Di dekatnya (jenazah), saya temukan dua laptop dan Hp. Tapi sudah hancur semua. Dan ada juga surat-surat (passpor) dan juga kartu ATM," beber Arman.
Dia tak menunggu lama. Begitu melihat ada anggota TNI di sekitar lokasi, Arman segera melaporkan temuannya. "Kebetulan ada juga Tentara dekat situ, jadi saya langsung laporkan," ucapnya.
Di sisi lain, konfirmasi pun datang dari pihak berwenang. Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Basarnas, membenarkan temuan satu korban tersebut. Namun begitu, situasi di lapangan masih sulit.
"Iya benar, tapi belum dapat dievakuasi itu korban," tuturnya singkat. Proses evakuasi, rupanya, masih harus menunggu.
Artikel Terkait
Zaman Dajjal Kecil: Saat Kebenaran dan Kepalsuan Tak Lagi Bisa Dibedakan
Duka di Rumah Masa Kecil Yoga, Korban Pesawat Hilang Kontak
Di Balik 790 Mata yang Menatap: Kisah Shelter Bekasi yang Jadi Harapan Terakhir Kucing Jalanan
Iran Buka Suara: 5.000 Jiwa Melayang dalam Gelombang Protes Terbesar Sejak Revolusi