BPK Ungkap Potensi Rugi Rp 2,9 Triliun di Balik Pemindahan Proyek Pupuk Bahlil

- Minggu, 18 Januari 2026 | 16:00 WIB
BPK Ungkap Potensi Rugi Rp 2,9 Triliun di Balik Pemindahan Proyek Pupuk Bahlil

Di sisi lain, proyek ini ternyata belum berakhir. Pemerintahan Prabowo Subianto disebut akan melanjutkan eksekusi pembangunan kawasan industri pupuk di Fakfak, sebuah proyek yang dicanangkan Presiden Joko Widodo pada 2023 dengan nilai investasi luar biasa: lebih dari Rp 26 triliun.

Lucunya, lokasi pusat industri seluas 2.000 hektare ini sudah berganti-ganti tempat sampai tiga kali. Dan Bahlil, dalam masa jabatannya, disebut dua kali memindahkannya dari Teluk Bintuni.

Kesimpulan BPK terang benderang: pemindahan pabrik pupuk ke kampung halaman Bahlil itu berpotensi merugikan keuangan negara dan sarat dengan konflik kepentingan. Tak heran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengawasi gerak-gerik Bahlil dan perusahaannya terkait proyek Fakfak ini. Mereka mulai memantau, menyelidiki kemungkinan adanya penyalahgunaan wewenang atau praktik korupsi di balik keputusan pemindahan yang kontroversial itu.

Untuk laporan yang lebih mendalam dan lengkap, simak edisi terbaru Majalah Tempo, 19 Januari 2026.


Halaman:

Komentar