Suasana Simpang Empat Muning, Kota Kediri, mendadak ricuh Jumat sore lalu. Sekitar pukul empat lebih, sebuah bus Harapan Jaya bernopol AG 7662 UT yang sedang melaju kencang tiba-tiba menghantam sebuah mobil Xenia dan dua sepeda motor. Kejadiannya cepat dan brutal. Tak berhenti di situ, bus itu kemudian terpelanting dan menabrak rumah warga di pinggir jalan.
Menurut AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Lantas setempat, bus itu awalnya bergerak dari Terminal Tamanan menuju Tulungagung. Nah, mendekati persimpangan, lajunya justru makin kencang. Diduga, sang sopir berusaha mendahului kendaraan lain di area yang sebenarnya rawan itu. Hasilnya? Dia kehilangan kendali. Kendaraan besar itu pun seperti tak terbendung, menyeret segala yang dilewatinya sebelum akhirnya berhenti menabrak tembok rumah.
"Bus diduga ngeblong (menerobos) lampu merah traffic light,"
kata Yudho kepada awak media, Sabtu (24/1). Ucapannya singkat tapi penuh arti.
Pascakejadian, polisi langsung bergerak. Tim olah TKP turun ke lokasi untuk mengamankan bukti. Sang pengemudi bus juga diamankan untuk dimintai keterangan. Sementara itu, penyelidikan terus digulirkan dengan mengumpulkan kesaksian dari orang-orang yang melihat langsung peristiwa mencekam itu.
"Untuk penyebab pastinya, kami masih mendalami. Apakah ini murni masalah teknis atau ada unsur lain, masih kami selidiki. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi masih berlangsung,"
Artikel Terkait
Buronan Interpol Dicokok di Aceh, Didalangi Penyelundupan Rohingya
Walhi Sumut: Pencabutan Izin Perusahaan Perusak Hutan Bisa Jadi Sekadar Pencitraan
Prabowo Tuding Gelombang Sinisme Dikendalikan Segelintir Pihak Berdana Besar
Jakarta Tenggelam: 85 RT dan 15 Ruas Jalan Terendam, Air di Pejaten Timur Tembus 2 Meter