Antusiasme Konser Mewah vs Realita 171 Juta Penduduk Miskin

- Minggu, 18 Januari 2026 | 08:00 WIB
Antusiasme Konser Mewah vs Realita 171 Juta Penduduk Miskin

Kalau kita lihat kelompok paling atas, ketimpangannya makin jelas. Laporan "The Wealth Report 2025" dari Knight Frank mencatat jumlah orang super kaya (aset di atas USD 10 juta) di beberapa negara:

  • Amerika Serikat: 905.413 orang dari 348 juta penduduk.
  • Tiongkok: 471.634 orang dari 1,4 miliar penduduk.
  • Singapura: 9.674 orang dari 5,9 juta penduduk.
  • Vietnam: 5.459 orang dari 102 juta penduduk.
  • Indonesia: 8.120 orang dari 287 juta penduduk.

Angka-angkanya berbicara. Di AS, orang super kaya mencakup 2,6% populasi. Singapura 1,64%. Bahkan Vietnam punya 0,05%. Sementara Indonesia? Hanya 0,02%. Ketimpangannya sangat parah.

Lalu, masih pantaskah kita membanggakan gelar "penduduk terbahagia di dunia" dari sebuah studi global? Memang uang bukan segalanya untuk bahagia. Tapi coba tanya pada ibu-ibu yang antre minyak goreng, atau bapak-bapak yang kewajan bayar listrik. Untuk memenuhi kebutuhan dasar sekalipun, uang tetap diperlukan. Kuota internet, biaya sekolah, transportasi semua butuh duit.

Kemewahan dan gemerlap ibu kota bukanlah cerminan seluruh negeri. Kemakmuran segelintir orang tak boleh membuat kita lengah. Jadi, sebelum berkesimpulan bahwa segala sesuatu berjalan baik-baik saja, ada baiknya kita berpikir ulang. Dan berpikir yang cerdas.

Well… think again, and think smart.

(Arsyad Syahrial)

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar