SANGGAU - Sebuah kejadian mengerikan mengguncang kawasan Gang Bengkawan Bujang Malaka di Sanggau, Kalbar. Seorang pemuda, WF (24), diduga tega menghabisi nyawa tetangga sekosnya sendiri, M, yang masih belia, 18 tahun. Yang bikin bulu kudu berdiri, pelaku tak cuma membunuh. Ia berusaha menutupi perbuatannya dengan memasukkan jenazah korban ke dalam karung, lalu kabur begitu saja.
Menurut AKP Fariz Kautsar Ramadhan, Kasat Reskrim setempat, akar masalahnya sepele: utang. WF menagih uang Rp 700.000 yang dipinjam M. Tapi bukannya bayar, korban malah ngeloyor. Kata-kata kasar terlontar, bahkan rokok pun dilempar ke arah si penagih utang.
“Dalam perkelahian itu, pelaku memiting leher korban lalu melilitnya dengan tali tambang hingga kehabisan napas dan meninggal,” jelas Fariz, Sabtu lalu.
Nah, setelah itu, kepanikan pelaku muncul. Untuk menghilangkan jejak, ia mengikat jasad malang itu dengan tali dan kabel. Lalu dimasukkannya ke karung, ditinggal di kamar kos yang sunyi, sebelum ia sendiri menghilang ke Kabupaten Landak.
Untungnya, pelariannya tak berlangsung lama. Polres Sanggau berhasil meringkus WF. Saat ini pemeriksaan intensif sedang dilakukan. Motif utang piutang itu sudah jelas, tapi polisi masih mendalami, jangan-jangan ada alasan lain di balik kekejaman ini.
Kalau terbukti, ancamannya berat. Pasal pembunuhan mengintai, dengan hukuman yang bisa mencapai belasan tahun di balik jeruji. Untuk keluarga korban, tentu ini duka yang mendalam. Sementara warga sekitar masih diliputi keheranan dan ketakutan, bagaimana sebuah sengketa kecil bisa berakhir begitu tragis.
Artikel Terkait
Profesor UI Jelaskan Aturan Tipikor dalam KUHP Baru Tak Akan Seragam untuk Semua Sektor Bisnis
Delapan Takjil Khas Sulsel yang Wajib Ada Saat Berbuka Puasa
Mahfud MD Soroti Aparat Penegak Hukum sebagai Akar Masalah Utama
Menko Hukum Yusril Kecam Penganiayaan Remaja oleh Oknum Brimob di Tual