Begitu cuit salah satu akun yang membagikan video itu.
Akun lain menulis komentar yang lebih panjang, menghubungkan sikap di lapangan dengan konteks yang lebih luas. "Kalau sudah karakter susah diubah. Kelihatan orangnya ga bs terima kekalahan. Bukannya bapaknya jg demikian? Ga pernah mau dianggap kalah, makanya sampai apapun dilakukan biar selalu menang,"
Ada juga yang menekankan soal nilai dan keteladanan. "Karakter yg melekat dr seseorang muncul kapan pun. Apalagi ini di lingkungan generasi muda yg harusnya jadi panutan. Olahraga ini perlu sportivitas tinggi lebih penting drpd sekedar cetak skor abal2," ujar seorang netizen.
Kritik tajam lainnya datang dengan nada yang lebih keras. "Nah ini contoh pemimpin yg nyitrain dirinya merakyat tapi curang dan sistem nya dibikin ga fair..kl salah ya dihukum dong, contoh kecil yg menjijikan,"
Artikel Terkait
Klaim Bahagia Prabowo Beradu dengan Data 100 Juta Penduduk Miskin
Gaji Fantastis Sabrang Noe Letto di Dewan Pertahanan Nasional Terkuak
Sutoyo Abadi Sindir Eggi Sudjana: Terserang Al-Wahn dan Takut Penjara?
Bukti-Bukti Kepalsuan Ijazah Jokowi Kian Menguat, Restorative Justice Jadi Tak Bermakna