Video yang lagi viral di media sosial bikin geram banyak orang. Intinya sih, ada dua mobil yang cuma numpang parkir buat ngindarin banjir, eh malah dikenain tarif selangit Rp750 ribu per mobil! Bayangin aja, totalnya jadi Rp1,5 juta untuk dua kendaraan.
Yang bikin kesel, meski udah bayar mahal, mobil-mobil itu tetep aja terendam. Bodi kendaraan penuh lumpur, dan beberapa mobil lain di lokasi yang sama bahkan sampe mogok karena mesin kemasukan air. Jadi, bukannya selamat, malah makin runyam keadaannya.
Menurut yang merekam video, dia sendiri yang naruh dua mobil itu. Tapi ya itu, uang segitu ternyata nggak menjamin apa-apa.
Lokasi pastinya emang nggak disebutin jelas di video. Tapi, dari pelat nomor yang kelihatan awalan BK, kejadian ini kemungkinan besar terjadi di Sumatera Utara. Meski begitu, netizen pada ribut nanya, kok bisa sih ada yang tega narik biaya segitu di saat darurat banjir?
Komentar-komentar pedas pun bertebaran. Banyak yang nyebut ini "cari untung di saat susah". Mereka nuduh itu pungutan liar yang sengaja manfaatin keadaan genting.
Di sisi lain, warganet juga pada desak aparat buat turun tangan. Oknum kayak gini, kata mereka, jangan dibiarin. Soalnya, alih-alih bantu, malah nambah beban warga yang lagi kena musibah.
Video ini terus nyebar dan bikin perdebatan makin panas. Ada yang pengen tahu detail lokasi dan pelakunya biar bisa ditindak tegas. Tapi, ada juga yang cuma bisa ngasih imbauan: hati-hati, jangan gampang percaya sama tawaran parkir dadakan pas bencana.
Memang sih, situasi kayak gini bikin kita semua miris. Saat orang lagi susah, masih aja ada yang cari keuntungan pribadi. Ironis banget.
Artikel Terkait
PDIP Nilai Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Trump Tak Lagi Relevan
Lazio Tundukkan Napoli 2-0 di Stadion Maradona
Hoffenheim Hancurkan Harapan Dortmund dengan Kemenangan Dramatis di Menit Akhir
Jakarta LavAni dan Bhayangkara Presisi Pastikan Duel di Final Proliga 2026