"Malam tadi sudah diserahkan ke Dinsos. Pembinaan ke Dinsos Kedoya," jelas Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Aang Kaharudin.
Aang menuturkan, keenam orang itu diamankan saat sedang beraksi di lokasi exit tol. Setelah diamankan, mereka bahkan membuat video klarifikasi. Dalam rekaman itu, mereka berusaha menjelaskan sisi cerita mereka.
Mereka mengaku bahwa penutupan jalan dengan rantai dan traffic cone itu adalah pekerjaan Dishub. Peran mereka, klaim mereka, hanya sekadar 'mencari receh' tanpa ada unsur paksaan.
"Kami meminta maaf untuk kejadian ini, kami tidak akan mengulanginya lagi. Kami mengklarifikasi penutupan area tol Rawa Buaya dengan rantai dengan kotak cone tersebut oleh pihak Dishub. Jadi kami sekadar datang mencari receh," kata salah satu dari mereka dalam video itu.
"Kami juga tidak ada pemaksaan, kami sekadar membantu dan mencari rezeki," tambahnya.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, polisi telah melakukan koordinasi. Mereka melibatkan Dishub, Satpol PP, dan Ketua RW setempat. Harapannya, pengawasan bersama bisa menghentikan praktik pungli di exit tol tersebut untuk selamanya.
"Sudah berkoordinasi. Dalam pengawasan bersama tidak ada lagi pungli di exit Tol Rawa Buaya," pungkas Aang menegaskan.
Artikel Terkait
Amien Rais Sebut Dinasti Jokowi Tamat, Ijazah Palsu Jadi Pukulan Telak
Restorative Justice Diusulkan untuk Kasus Ijazah Palsu yang Libatkan Nama Jokowi
Saldo JakLingko Ludes Dicuri, Pelaku Berdalih Butuh Uang Beli Susu Anak
Medali Nobel Perdamaian Machado Berlabuh di Tangan Trump