Di tengah memanasnya ketegangan di Timur Tengah, Amerika Serikat justru memimpin sebuah pertemuan penting di Dewan Keamanan PBB. Topiknya menyentuh: nasib anak-anak di daerah perang. Ironisnya, forum itu sendiri langsung menjadi ajang kecaman. Iran tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyerang AS, menyoroti serangan mematikan yang baru-baru ini menghantam sebuah sekolah di wilayahnya.
Pertemuan yang digelar Selasa (3/3/2026) itu dipimpin langsung oleh Ibu Negara Melania Trump. Menurut laporan Aljazeera, dia mendesak dunia internasional untuk lebih serius menangani kondisi tragis anak-anak yang terjebak dalam kawasan konflik. Suasana di forum PBB itu sendiri tegang, mencerminkan perang yang sedang berkecamuk antara AS-Israel dan Iran.
Tak lama sebelum sesi dimulai, kemarahan Iran sudah meledak. Duta Besarnya untuk PBB, Amir Saeid Iravani, dengan lantang menyebut langkah AS sebagai hal yang memalukan dan penuh kemunafikan.
“Bagaimana mungkin mereka mengadakan pertemuan tentang perlindungan anak, sementara di saat yang sama melancarkan serangan ke kota-kota padat penduduk kami?” ujarnya kepada para wartawan yang berkerumun.
Artikel Terkait
Bill Clinton Sanggah Tahu Kejahatan Seksual Epstein dalam Deposisi yang Dirilis
Pakar Peringatkan Potensi Eskalasi Konflik AS-Israel-Iran ke Perang Dunia
Truk Mogok di Harmoni Picu Kemacetan Parah
Wall Street Bangkit dari Terjun Bebas Usai Serangan AS ke Iran, Sektor Teknologi dan Energi Jadi Penyelamat